Kulit

Mungkin banyak orang menganggap penyakit kulit adalah hal yang sepele. Namun, sebenarnya penyakit-penyakit pada kulit ini bisa sangat berbahaya jika didiamkan terus menerus. Bahkan beberapa penyakit pada kulit juga mampu membuat kematian.
1. Dermatitis/Eksim
Adalah penyakit kulit gatal-gatal, kering, dan kemerahan. Dematitis juga dapat didefinisikan sebagai peradangan pada kulit, baik karena kontak langsung dengan zat kimia yang mengakibatkan iritasi, atau reaksi alergi. Selain penyebab bahan-bahan kimia, sering kali dermatitis terjadi ketika kulit sensitif kontak langsung dengan perhiasan logam (biasanya emas dengan kadar rendah atau perhiasan perak dan kuningan) ataupun terhadap makanan tertentu seperti udang, ikan laut, alkohol, vetsin, dll

2. Bisul (Furunkel)
Bisul disebabkan oleh infeksi bakteri stafilokokus aureus pada kulit lewat folikel rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat yang mengakibatkan infeksi lokal. Faktor yang menambah risiko terkena bisul diantaranya kebersihan yang buruk, luka yang terinfeksi, pelemahan diabetes, kosmetika yang menyumbat pori, dan pemakaian bahan kimia.

3. Campak (Rubella)
Gejala dari penyakit ini adalah demam, bersin, pilek, sakit kepala, badan merasa lesu, tidak nafsu makan, dan radang mata. Setelah beberapa hari timbul ruam merah yang gatal dan semakin besar serta tersebar ke bagian-bagian tubuh.

4. Infeksi Jamur Kulit
Jamur dapat tumbuh di permukaan kulit kita dan mengakibatkan kerusakan tekstur kulit. Belum lagi, rasa gatal yang menyertai infeksi jamur tersebut. Jika tidak secepatnya di atasi, jamur kulit dengan cepat menyebar ke jaringan kulit yang lebih luas.

5. Jerawat
Adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah sel-sel kulit mati, bakteri, kosmetik, obat-obatan, telepon genggam, masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stress.

6. Komedo
Adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (Blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.

7. Psoriasis
Penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.

Psoriasis sering timbul di kuku, dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku, juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. Selain itu penyakit ini sering mengenai siku dan lutut, walaupun dapat juga mengenai wajah, lipat lutut dan siku, genitalia, telapak tangan dan kaki, sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa.

Faktor-faktor yang dapat memicu psoriasis diantaranya adalah: trauma fisik (Koebner Phenomenon), akibat gesekan atau garukan, infeksi streptokokus, stress, dan obat-obatan seperti glukokortikoid, lithium, obat antimalaria, dan B blocker.

8. Flek
Flek yang umum ditemukan pada wajah, tidak berhubungan dengan tipe kulit kering, normal ataupun berminyak. Flek disebabkan oleh faktor genetik, hormon, ras, sinar UV, kosmetika yang digunakan sehari-hari, serta konsumsi obat-obatan yang memicu terjadinya pigmentasi kulit.

Flek akibat sinar matahari yang sering kita lihat adalah freckles, terjadi karena sinar matahari (sun spots, sproeten). Sedangkan melasma berupa bintik-bintik hitam yang dihasilkan dari kombinasi sinar matahari dan hormon. Flek hitam di wajah dan dada lebih sering ditemukan pada jenis kulit berwarna cerah. Jika tidak segera dirawat, flek bisa bertambah banyak dan melebar.

9. Keriput
Setelah melewati usia 20 tahun, akan banyak perubahan pada sistem pelembab alami kulit yang akan diikuti dengan berkurangnya fungsi sistem jaringan kulit. Ketika kelenjar minyak dan kelenjar keringat berkurang fungsinya, maka lapisan kulit paling luar akan mengering dan menipis, selanjutnya kulit akan mengelupas. Akibatnya kulit kehilangan kelembaban. Bila keadaan ini dibiarkan, maka kulit akan bertambah kering dan tampak lebih tua. Kulit yang pada awalnya halus, mulus, akan berubah menjadi kehilangan elastisitas, kusam, kering, dan keriput. Selain usia, faktor penyebab lain terjadinya keriput antara lain: lingkungan yang tidak mendukung seperti sinar matahari, ruangan ber-AC yang memiliki kelembaban rendah, atau cenderung kering, kebiasaan merokok, penurunan berat badan terlalu cepat, dan pemakaian kosmetik yang salah.

10. Kanker Kulit
Kanker kulit adalah pertumbuhan sel-sel pada kulit pada taraf abnormal. Penyebab kanker kulit berbeda-beda dan tingkat keganasan kanker pun berbeda-beda. Kanker kulit paling umum terjadi pada lapisan sel skuamosa, basal dan melanosit. Kanker kulit biasanya tumbuh di epidermis (lapisan paling luar kulit), sehingga tumor (benjolan) dapat terlihat dari luar, sehingga kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling mudah ditemukan gejalanya pada stadium awal. Kanker kulit juga merupakan kanker yang paling sedikit resiko kematiannya pada penderita, ini disebabkan karena kulit jarang dapat mencapai organ-organ vital seperti jantung, paru-paru, ginjal dan batang otak pada manusia.

11. Luka Bakar
Merupakan jenis luka, kerusakan jaringan atau kehilangan jaringan yang diakibatkan sumber panas ataupun suhu dingin yang tinggi, sumber listrik, bahan kimiawi, cahaya, radiasi dan friksi. Jenis luka dapat beraneka ragam dan memiliki penanganan yang berbeda tergantung jenis jaringan yang terkena luka bakar, tingkat keparahan, dan komplikasi yang terjadi akibat luka tersebut. Luka bakar dapat merusak jaringan otot, tulang, pembuluh darah dan jaringan epidermal yang mengakibatkan kerusakan yang berada di tempat yang lebih dalam dari akhir sistem persarafan. Seorang korban luka bakar dapat mengalami berbagai macam komplikasi yang fatal termasuk diantaranya kondisi shock, infeksi, ketidak seimbangan elektrolit (inbalance elektrolit) dan masalah distress pernapasan. Selain komplikasi yang berbentuk fisik, luka bakar dapat juga menyebabkan distress emosional (trauma) dan psikologis yang berat dikarenakan cacat akibat luka bakar dan bekas luka (scar).

12. Borok / Ulcustripicum
Penyakit borok ini bisa timbul karena keadaan udara yang panas dan lembab, bahan makanan yang tak seimbang terutama bahan makanan yang kurang mengandung vitamin A, sangat mempengaruhi peredaran darah dalam tubuh. Peredaran darah terdesak dalam pembuluh darah dalam tubuh, akhirnya pecah dan menimbulkan luka pada kulit. Luka-luka pada kulit ini mengakibatkan borok.

Gejala-gejala yang terjadi pada penyakit borok: badan terasa demam dan nyeri, mula-mula tumbuh bintil-bintil pada kulit, makin lama makin besar dan mendalam, borok biasanya tertutup oleh lapisan yang berwarna coklat, berbau kurang sedap.

13. Ketombe
(Pityriasis capitis) Adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun demikian, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis, psoriasis, infeksi jamur atau kutu rambut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s