Sistem Endokrin

Dalam tubuh manusia ada tujuh kelenjar endokrin yang penting, yaitu: hipofisis, tiroid, paratiroid, kelenjar adrenalin (anak ginjal), pankreas, ovarium, dan testis. Kelenjar endokrin menghasilkan hormon ”pembawa pesan” yang akan ditindaklanjuti oleh organ tubuh lain. Gangguan paling banyak terjadi pada kelenjar pankreas yang memunculkan diabetes. Gangguan lain adalah pada kelenjar tiroid, penyebab penyakit gondok. Sisanya gangguan pada kelenjar lain yang memunculkan berbagai penyakit, seperti disfungsi ereksi, gangguan hormonal, gangguan hipofisis, bahkan keganasan (kanker). Gangguan hormon bisa menyebabkan malnutrisi ataupun kelebihan nutrisi. Asupan nutrisi yang salah atau gangguan sistem pencernaan juga bisa menjadi penyebab gangguan regulasi hormon.

1. Gondok
Penyakit gondok atau struma merupakan suatu pembengkakan atau munculnya benjolan yang cukup besar pada leher bagian depan atau samping (pada tenggorokan). Gondok terjadi akibat pertumbuhan kelenjar gondok yang tidak normal. Penyakit ini diakibatkan oleh kurangnya yodium dalam makanan sehari-hari, terutama bila terjadi pada ibu hamil yang berakibat pada kematian bayi atau bayi yang akan diahirkan mengalami keterlambatan mental dan atau tuli. Meski sang ibu tidak menderita penyakit gondok sekalipun. Gondok juga dapat terjadi akibat gangguan pada kelenjar tiroid yang tidak mampu mensekresikan hormon tiroid sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Gejala awal seseorang menderita gondok antara lain: sakit tenggokan, selera makan yang menurun, nyeri saat mengunyah atau menelan makanan, suhu tubuh tinggi pada malam hari, dengungan pada telinga, serta timbul tonjolan kecil pada tenggorokan yang kemudian membengkak dan semakin membesar.

2. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya hormon tiroid yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang kurang aktif. Penyebab hipotiroidisme adalah kurangnya asupan yodium. Radang pada kelenjar tiroid juga dapat menyebabkan hipotiroidisme, seperti pada penyakit Hashimoto tiroiditis. Penyebab lain dapat berupa: radiasi untuk menangani beberapa jenis kanker, obat-obatan untuk menangani hipertiroidisme, mutasi gen, tingginya rasio plasma iodotironina deiodinase, dan tingginya rasio plasma selenium.
Beberapa gejala umum dari hipertiroidisme adalah kelelahan, kram otot, depresi, kepucatan, gondok, osteoporosis, dan kurang keringat.

3. Penyakit Addison
Salah satu penyakit yang di sebabkan oleh gangguan sistem endokrin adalah Insufisiensi adrenal (Penyakit Addison). Penyakit ini dikarakteristikan oleh kehilangan berat badan, kelemahan otot, kelelahan, tekanan darah rendah, dan penggelapan kulit pada bagian tubuh yang terbuka dan tidak terbuka. Penyakit Addison terjadi apabila fungsi korteks adrenal tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pasien akan kebutuhan hormon – hormon korteks adrenal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s